Selasa, 25 Juni 2024
APEL SENIN: AWAL PRODUKTIFITAS KERJA PEGAWAI KUA KEC. BONTOA
Kamis, 13 Juni 2024
NIKAH GRATIS MAROS
Assalamu'alaikum sahabat religi 😇
BIMWIN MANDIRI: SINERGI KUA, BKKBN DAN PUSKESMAS KEC. BONTOA
Kamis, 13 Juni 2024 di Mushallah Rahmatullah Panjallingan 11 Pasang Calon Pengantin ikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri KUA Kec. Bontoa. Peserta Bimwin dibekali berbagai materi sebagai berikut:
1. Prosedur Pelayanan Nikah dan Manajemen Keluarga oleh Ust. Rafik, S.Ag.,M.Pd (KUA Kec. Bontoa)
2. Kesehatan Reproduksi oleh Ibu Dahlia (BKKBN Kec. Bontoa)
3. Pemeriksaan Kesehatan dan Kesiapan Kehamilan oleh Bidan Ana dan Bidan Ima (Puskesmas Kec. Bontoa)
PENAMATAN SANTRI MADRASAH DDI CAMBALAGI
Rabu, 12 Juni 2024
TUGAS & FUNGSI KUA
Assalamu'alaikum sahabat religi, ke KUA pas urus Nikah saja?
eitss... ternyata di KUA bukan hanya untuk pengurusan nikah saja ya 😀
ini dia 10 Tugas & Fungsi KUA 👇
Selasa, 11 Juni 2024
TAHSIN: BPA Utama Penyuluh KUA Kec. Bontoa
Kebutuhan utama ibu-ibu Majelis Taklim di Kecamatan Bontoa adalah Tahsin, memperbaiki bacaan Al-Qur'an mereka.
Salah satunya ibu-ibu Majelis Taklim Manarul Khaer Dusun Pappaka Desa Minasa Upa Kec. Bontoa. Setiap hari Rabu mereka berbondong-bondong datang ke masjid untuk belajar. Ibu-ibu di bagi menjadi beberapa kelompok ada yang masih dasar, pengenalan huruf dan ada yang sudah ditahap lanjutan.
Belajar Mandiri Pintar Bersama
Saat ini Kementrian Agama menyediakan pelatihan berbasis MOOC (Massive Open Online Course) dengan berbagai materi pelatihan yang mendukung tugas guru, penghulu dan penyuluh Kemenag. Jadi tidak ada lagi alasan untuk tidak menguprade diri apalagi terkait tugas dan fungsi masing-masing.
Pelatihan bisa diakses pintar.kemenag.go.id
PJJ MEDIA PENYULUHAN
Salah satu penyuluh Agama Islam KUA Kec. Bontoa mengikuti Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) Media Penyuluhan Berbasis TIK Angk. I Periode Juni 2024.
Pelatihan berlangsung selama 10 hari kerja terhitung mulai 03 - 14 Juni 2024.
- Etika Pemanfaatan TIK
- Penyusunan Materi Penyuluhan Berbasis TIK (Slide, Audio, Video Pembelajaran, Pamflet, Infografis, Booklet dll)
- Pemanfaatan E-Book sebagai Referensi Digital
- Pemanfaatan MS Office (Power Point)
- Pembuatan Blog bagi Penyuluh Agama
Penetapan 1 Dzul Hijjah & Hari Raya Idhul Adha 1445 H
Pemerintah telah menetapkan :
- 1 Zulhijjah pada Sabtu 08 Juni 2024 &
- 10 Zulhijjah pada Senin, 17 Juni 2024
Materi Penyuluhan: Tips Membangun Keluarga Sakinah
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Hadirin yang terhormat,
Terima kasih atas kehadiran Anda dalam sesi penyuluhan kali ini yang bertujuan untuk membahas tips-tips membentuk keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah. Dalam penyuluhan ini, kita akan mengulas beberapa langkah praktis yang dapat membantu kita membangun hubungan keluarga yang harmonis dan bahagia berdasarkan ajaran Islam.
B. Mengenal Konsep Keluarga Sakinah
Definisi Keluarga Sakinah: Keluarga sakinah merupakan keluarga yang diwarnai dengan ketenangan, kasih sayang, dan saling pengertian antara suami, istri, dan anggota keluarga lainnya.
Tujuan Terbentuknya Keluarga Sakinah: Menciptakan lingkungan yang harmonis dan bahagia di dalam rumah tangga, serta menjadi landasan untuk membesarkan generasi yang kuat dan berakhlak mulia.
C. Tips Membangun Keluarga Sakinah
Beribadah Bersama: Rutin melaksanakan ibadah bersama-sama, seperti shalat, membaca Al-Qur'an, dan dzikir keluarga, untuk memperkuat ikatan spiritual dan kebersamaan dalam keluarga.
Komunikasi Yang Baik: Membangun komunikasi yang terbuka, jujur, dan penuh pengertian antara suami, istri, dan anggota keluarga lainnya untuk mengatasi perbedaan pendapat dan mencegah konflik.
Salah Satu Kunci: Kesabaran: Menanamkan nilai kesabaran dalam keluarga untuk menghadapi tantangan dan ujian hidup dengan tenang dan lapang dada.
Berkomitmen pada Keluarga: Memprioritaskan keluarga di atas segala-galanya dan menjaga komitmen untuk saling mendukung, menghormati, dan memelihara hubungan harmonis.
Berkompromi dan Toleransi: Belajar untuk berkompromi dan menerima perbedaan pendapat serta sifat antara anggota keluarga sebagai bentuk kedewasaan dan penghargaan.
Menjaga Keseimbangan: Menjaga keseimbangan antara kebutuhan spiritual, emosional, dan fisik dalam keluarga untuk memastikan kesejahteraan dan kebahagiaan bersama.
D. Peran Orang Tua dalam Membangun Keluarga Sakinah
Menjadi Teladan: Orang tua harus menjadi teladan dalam perilaku, akhlak, dan ibadah agar anak-anak dapat mencontoh pola hidup yang baik dan benar.
Pendidikan Agama: Memberikan pendidikan agama yang kuat kepada anak-anak untuk membentuk karakter dan moral yang baik sesuai dengan ajaran Islam.
Mengajarkan Nilai-Nilai Islam: Mengajarkan nilai-nilai Islam, seperti kasih sayang, tolong-menolong, dan saling menghormati, sebagai dasar dalam hubungan keluarga.
E. Penutup
Hadirin yang terhormat,
Pembentukan keluarga sakinah merupakan tugas yang tidak mudah, tetapi dengan komitmen, kesabaran, dan kerja sama yang baik, kita dapat mencapai tujuan tersebut. Mari kita berusaha untuk menjadikan rumah tangga kita sebagai tempat yang penuh dengan cinta, ketenangan, dan kebahagiaan berdasarkan ajaran agama kita.
Terima kasih atas perhatian Anda. Semoga tips-tips yang telah dibahas dapat menjadi panduan bagi kita semua dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Materi Penyuluhan: Cegah Kawin Anak dan Seks Pra Nikah
A. Pendahuluan
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Hadirin yang terhormat,
Terima kasih atas kehadiran Anda dalam sesi penyuluhan kali ini yang bertujuan untuk membahas mengenai pentingnya mencegah pernikahan anak dan seks pranikah dalam masyarakat kita. Dalam penyuluhan ini, kita akan menjelaskan mengapa pernikahan anak dan seks pranikah merupakan permasalahan serius yang harus kita cegah bersama.
B. Pernikahan Anak: Apa dan Mengapa?
Definisi Pernikahan Anak: Pernikahan anak adalah pernikahan yang melibatkan satu atau kedua pasangan yang berusia di bawah batas usia pernikahan yang diakui oleh hukum.
Mengapa Perlu Dicegah: Pernikahan anak membawa dampak serius bagi anak tersebut, seperti risiko kesehatan yang tinggi, peluang pendidikan yang terbatas, serta peningkatan risiko kekerasan dalam rumah tangga. Selain itu, pernikahan anak juga dapat menghambat perkembangan sosial, ekonomi, dan emosional mereka.
C. Seks Pra Nikah: Apa dan Mengapa?
Definisi Seks Pra Nikah: Seks pra nikah adalah hubungan seksual yang terjadi di antara dua individu yang belum sah menjadi suami istri menurut hukum atau agama.
Mengapa Perlu Dicegah: Seks pra nikah membawa risiko serius bagi kesehatan fisik dan mental, termasuk penyebaran penyakit menular seksual (PMS) dan kehamilan di luar nikah yang dapat menimbulkan masalah sosial dan psikologis bagi individu terkait.
D. Faktor Penyebab Pernikahan Anak dan Seks Pra Nikah
Faktor Sosial: Tekanan sosial dan budaya yang memandang pernikahan anak sebagai norma atau kebutuhan ekonomi.
Faktor Ekonomi: Keluarga miskin sering kali memaksa anak perempuan untuk menikah demi mengurangi beban ekonomi keluarga.
Faktor Pendidikan: Kurangnya pendidikan formal dan kesadaran akan hak-hak anak serta kesehatan reproduksi.
Faktor Kebijakan: Kurangnya implementasi undang-undang yang melindungi hak anak dan ketidakmampuan menegakkan hukum terhadap praktik pernikahan anak dan seks pranikah.
E. Strategi Pencegahan
Pendidikan dan Kesadaran Masyarakat: Memberikan penyuluhan tentang pentingnya pendidikan formal, hak-hak anak, serta kesehatan reproduksi kepada masyarakat, terutama kepada keluarga dan remaja.
Penguatan Ekonomi Keluarga: Memberikan bantuan ekonomi kepada keluarga miskin dan memberikan akses kepada mereka untuk memperoleh mata pencaharian yang layak.
Penguatan Peran Perempuan: Memberdayakan perempuan dengan pendidikan dan keterampilan, serta memberikan dukungan untuk mendorong peran perempuan dalam pengambilan keputusan di rumah tangga dan masyarakat.
Penegakan Hukum dan Kebijakan: Memastikan penerapan dan penegakan undang-undang yang melarang pernikahan anak dan seks pra nikah, serta memberikan sanksi yang tegas bagi pelanggar.
F. Penutup
Hadirin yang terhormat,
Pencegahan pernikahan anak dan seks pranikah bukanlah tugas yang mudah, tetapi bersama-sama kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi masa depan. Mari kita tingkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan, kesehatan reproduksi, dan hak-hak anak. Mari kita berkomitmen untuk melindungi masa depan anak-anak kita dan membantu mereka tumbuh dan berkembang secara optimal.
Terima kasih atas perhatian Anda. Semoga penyuluhan ini bermanfaat dan kita dapat bersama-sama berperan aktif dalam mencegah pernikahan anak dan seks pranikah di masyarakat kita.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Khutbah Idul Adha: Menghayati Makna Pengorbanan dalam Kehidupan
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, yang telah memberikan kita nikmat iman dan kesempatan untuk berkumpul di pagi yang penuh berkah ini dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, utusan Allah yang menjadi teladan bagi seluruh umat manusia.
Hari ini, dengan hati yang penuh syukur dan kebahagiaan, kita berkumpul untuk merayakan momen yang penuh makna, yaitu Hari Raya Idul Adha. Sebuah kesempatan untuk mengenang pengorbanan besar Nabi Ibrahim 'alaihissalam dan putranya Ismail 'alaihissalam dalam menaati perintah Allah.
Kisah Nabi Ibrahim 'alaihissalam
Kisah Nabi Ibrahim 'alaihissalam merupakan cerminan kesetiaan, kepatuhan, dan pengorbanan yang tidak tergoyahkan kepada perintah Allah. Allah menguji kesetiaan Nabi Ibrahim dengan perintah untuk menyembelih putranya yang tercinta, Ismail. Meski berat, Nabi Ibrahim bersedia untuk menaati perintah Allah tanpa ragu sedikit pun.
Namun, Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang menggantikan Ismail dengan seekor domba yang besar, sebagai tanda pengganti atas kesetiaan Nabi Ibrahim. Hal ini menunjukkan bahwa Allah selalu menghargai pengorbanan hamba-Nya yang ikhlas.
Pelajaran dari Kisah Nabi Ibrahim
Kisah Nabi Ibrahim 'alaihissalam mengajarkan kita beberapa pelajaran penting. Pertama, kesetiaan dan kepatuhan yang tanpa pamrih kepada perintah Allah adalah kunci kesuksesan dalam hidup ini. Kedua, pengorbanan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari iman yang sejati. Ketiga, Allah senantiasa memberikan penggantian yang lebih baik bagi hamba-Nya yang berkorban demi-Nya.
Dari kisah ini, kita diajarkan untuk menghadapi ujian hidup dengan kesabaran dan kepasrahan kepada kehendak Allah. Kita juga diajak untuk memperkuat iman dan ketakwaan kita kepada-Nya dalam setiap langkah hidup kita.
Makna Idul Adha dalam Kehidupan Kita
Perayaan Idul Adha bukan hanya sekadar ritual ibadah semata, tetapi juga momen untuk merefleksikan kembali makna pengorbanan dalam kehidupan kita sehari-hari. Di tengah-tengah kesibukan dan dinamika dunia modern, seringkali kita lupa akan nilai-nilai luhur seperti kesetiaan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui perayaan Idul Adha, mari kita mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan memperkuat rasa persaudaraan di antara umat manusia. Marilah kita jadikan setiap langkah kita sebagai bentuk pengabdian kepada Allah dan pengorbanan untuk kebaikan bersama.
Menjadi Pemimpin dalam Pengorbanan
Sebagai umat Islam, kita juga diajak untuk menjadi pemimpin dalam pengorbanan. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” Mari kita teladani Rasulullah dalam sikap pengorbanan dan kepedulian terhadap sesama.
Dalam konteks yang lebih luas, pengorbanan juga mencakup pengabdian kita terhadap lingkungan dan alam semesta. Kita sebagai khalifah di muka bumi ini bertanggung jawab untuk menjaga dan memelihara ciptaan Allah dengan penuh tanggung jawab dan kepedulian.
Pesan Kesetiaan dan Kepedulian
Saudara-saudara yang saya cintai,
Hari ini, dalam momen yang penuh berkah ini, mari kita tingkatkan kesetiaan dan ketakwaan kita kepada Allah. Mari kita perkuat ikatan persaudaraan di antara sesama umat manusia. Mari kita jadikan pengorbanan dan kepedulian sebagai prinsip hidup kita.
Sebelum saya akhiri, marilah kita bersama-sama mendoakan agar Allah senantiasa memberikan kita kekuatan dan keteguhan iman seperti yang dimiliki oleh Nabi Ibrahim 'alaihissalam. Semoga perayaan Idul Adha kali ini membawa berkah dan kebahagiaan bagi kita semua.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Semoga khutbah ini memberikan inspirasi dan makna bagi umat Islam yang merayakan Idul Adha. Jika ada yang ingin ditambahkan atau disesuaikan, silakan beri tahu saya!
Wisuda Santri TPQ Se-Kab. Maros
Kepala KUA Kec. Bontoa hadiri wisuda santri TPQ Se-Kab. Maros binaan Penyuluh Agama Islam. Kegiatan tersebut diselanggarakan hari Selasa, 11 Juni 2024 di Aula Masjid Al-Markaz Maros.
Adapun jumlah peserta wisuda khususnya binaan Penyuluh Agama Islam KUA Kec. Bontoa sebanyak 88 Orang dari 13 TPQ.
Harapannya dengan adanya Munaqasyah dan Wisuda setiap tahun menjadi Evaluasi pembelajaran baik bagi santri maupun guru-guru TPQ khususnya Kec. Bontoa dan menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik.
-
Kebutuhan utama ibu-ibu Majelis Taklim di Kecamatan Bontoa adalah Tahsin, memperbaiki bacaan Al-Qur'an mereka. Salah satunya ibu-ibu Ma...
-
Saat ini Kementrian Agama menyediakan pelatihan berbasis MOOC (Massive Open Online Course) dengan berbagai materi pelatihan yang mendukung t...
.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)











.jpg)

.jpeg)